RUSAKNYA MORAL GENERASI PENERUS BANGSA BERNAMA REMAJA.

Gila, atau apalah q sudah bingung pokoknya menyebut generasi penerus bangsa, yang bernama remaja itu, so bagaimana tidak, mereka yang di harapkan sebagai penerus kelangsungan bangsa ini, tapi moralnya sudah anjlok, dan bisa di katakan sudah si bawah titik nadir, q hanya bisa geleng-geleng kepala, serta mengelus dada, sembari mengucap istighfar, ketika melihat pemberitaan kenakalan yang di lakukan oleh orang yang bernama remaja itu, baik di media cetak ataupun elektronik.

Baru-baru ini aku melihat pemberitaan, mengenai kelakuan menyimpang remaja, coba bayangkan, remaja putri yang baru berusia 15 tahun sudah melakukan hubungan seks bebas, gila benar, q menanggapinya, dan yang lebih mencengangkannya lagi, remaja tersebut melakukan hubungan yang hanya layak di lakukan oleh pasutri yang resmi tersebut, melakukannya dengan 4 teman prianya, parahnya lagi hubungan tersebut juga direkam oleh teman mereka sendiri via kamera HeandPhone, efeknya dari peristiwa tersebut bisa di tebak, sang remaja putri yang di ketahui masih berstatus sebagai pelajar SMA negri, langsung dicoret namanya dari sekolah tersebut, alias diberhentikan, dan ke empat teman prianya juga harus meringkuk dibalik jeruji besi, karena harus mempertanggung jawabkan atas perbuatan mereka.

Mungkin masih banyak lagi para remaja kita yang terjerumus dalm perilaku penyimpangan , baik itu seks bebas, narkoba, dan masih banyak lagi perilaku yang seharusnya mereka tidak lakukan.

Rasanya miris jika melihat kelakuan remaja dijaman moden saat ini, mereka sepertinya terhipnotis oleh globalisasi, yang q anggap tidak untuk masyaraka indonesia, dan hanya lebih pantas untuk orang-orang barat saja, mereka mengekpresikan globalisasi sebagai kebebasan yang q anggap sangat berlebihan.

Mau jadi apa bangsa ini jika generasi penerusnya saja bobrok kayak gini, apa jadinya kedepan nanti jika kelakuan remajanya jauh dari norma-norma, baik hukum, agama, dan sosial.

 

Orang tua, media( cetak & elektronik ), dan lingkungan pergaulan

 

Lalu siapa yang harus disalahkan denga rusaknya moral remaja bangsa ini??, siapa juga yang dapat menyelamatkan moral remaja bangsa ini??1.orang tua

So, sewajarnya donk orang tua harus tau kelakuan anaknya baik saat dirumah ataupun diluar rumah, sebab orang tualah yang bisa membibmbing anaknya, ditambah lagi perhatian orang tua, jangan taunya anaknya baik di rumah saja, sedangkan saa di luar rumah kelakuan sang anak jauh dari kata baik, peran orang tua sangat penting untuk menunjang sang anak melakukan kegiatan yang positif baik diluar rumah ataupun di luar rumah.

2.media

Media?, media jika diibaratkan antara lain sesuatu yang memiliki kepribadian ganda, satu sisi berhati malaikat, dan satu sisinya berhati iblis, so tapi aku tidak menyalahkan medianya kok, coz tergantung dari seseorang, apakah dia dapat mengambil nilai-nilai positif dari media tersebut.

Media saat ini dirasa sanga jauh dari kode etiknya, tidak bisa membedakan mana yang harus di konsumsi oleh public, dan mana yang tidak layak dikonsumsi oleh publik, media sebagai sumber informasi nomor satu seharusnya dapat memberikan informasi yang layak di cerna oleh public, bukannya malah menjadi inspirasi seseorang untuk melakukan tindakan yang dirasa negative, namu tidak semuanya media memberikan informasi yang dirasa negative terkadang juga media memberikan sumber-sumber yang positif.

Terlepas dari itu semua, semuanya terganung dari pemikiran seseorang yang menyerap informasi dari media tersebut, apakah baik, atau sebaliknya, apakah buruk.

3.Lingkungan pergaulan

Tidak bisa dipungkirkan lingkungan pergaulan juga termasuk salah satu factor yang dapat mempengaruhi remaja unuk melakukan perbuatan yang negatif maupun positif, sebab dari lingkungan pergaulanlah kita dapat tahu sesuatu yang sebelumnya belum kita ketahui, dari sini kita memilki teman yang dapat menunun kita kejalan yang menuju kemasa depan yang cearh, namun dari sini juga kita menemukan teman yang menuntun kita kejalan kehancuran.

So, kita harus pandai-pandai memilih dan menilai lingkungan pergaulan kiata, agar kita tidak menyesal dikemudian hari.

Sejujurnya tulisan ku ini bukanlah hujatan, atau pandangan ku terhadap para remaja, sebab masih banyak koq para remaja yang berprestasi, baik di tingkat nasional atau bahkan internsional, so jadi jangan rusak masa remajamu dengan hal-hal yang negative, sebab nyesal di kemudian hari tiada gunanya

7 Komentar

  1. wartokaka said,

    2 Desember 2008 pada 4:19 AM

    bagus tulisanmu
    pertahankan
    dan rajin rajin ngeblog

  2. Wim Permana said,

    6 Desember 2008 pada 9:08 AM

    Komen sendiri nih, kasian deh lu. eh to, itu pusisi2 pada buatanmu semua ya? keren juga kayaknya.

  3. ndainluv said,

    4 Januari 2009 pada 10:01 AM

    gyahahahhhaah…makasi maksi..komentar yg pertama sukses buat aq ngrasa aneh..dan komentar kedua smakin meyakinkan aku buat ketawa..

    • warto kaka said,

      9 Januari 2009 pada 10:29 AM

      maksudnya apa mbak indah

  4. budirich said,

    10 Januari 2009 pada 3:36 AM

    oi ce es, apa yg u mau jihatin di palestina to?
    belajarlah untuk berjihat dengan bijaksana, kalau kau jurusan komputer, jadilah seorang ahli komputer, kau bisa nyadap pembicaraan orang israel dan kirim ke tentara palestina..
    jangan ngomong jihat klw kita belum tau arti jihat yang sesungguhnya..
    hehehehe

  5. fian said,

    27 Februari 2011 pada 6:34 AM

    khancuran pra rmaja trgantung individu msing2..dmana yg stuX mnjadi sok mlaikat N stuX lgi jdi iblis…
    apah ad mlaikat yg dpat trung N mgtasi smua mslah ini????
    mungkn Qt hanX bsa mnatapi nasib mreka…

  6. 1 November 2011 pada 5:02 PM

    benar2 hancur….
    bagaimana nasib generasi muda kita besok,kalo sekarang saja jadinya sudah gk karu karuan kayak gini…huuft >.<


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: