Aozora

Pagi masih belum nampak, namun jemari jemari ku sudah sibuk menekan tombol-tombol keyboard kompuer ku, yups betul banget, apa lagi kalau bukan online facebook, emang pada waktu itu facebook tak ubahnya gula, ya gula yang selalu dikerubuni semut, dan salah satu semut itu adalah aku, he.he.he
Jam masih menujukan pukul 07.30, namun, belum juga aku beranjak dari meja computer ku, padahal ni mata udah tak kuat lagi dan sudah minta di tutup oleh kelopak, wajar lah dari jam 1 dini hari ku facebookan, dunia ku pada waktu itu emang lagi gila gilanya facebook dan q salah satu orang yang terkena imbas gila dari faceebook,
Dan berawal dari facebooklah ku menemukan dia, ya aozora namanya gadis manis berkerudung, dengan lesung pipi di kedua belah pipinya, dari awal ku melihat fotonya di facebook ku langsung yakin dia adalah wanita yang ku cari, hari berganti hari, lambat laun keakrapanpun terjalin terlebih ketika kami kopi darat, cinta mulai besemi di antara kami, hingga suatu waktu ku beranikan diri untuk menyatakan cinta ku kepadanya, nah dari disinilah awal petualangan cinta ku dimulai,
Berawal dari ketika aku menyatakan cinta ku kepadanya, namun bukan jawaban yang ku terima darinya, melainkan kebimbangan, lama dia menceritakan mengapa dia tidak mau menjawab apakah menerima atau menolak cinta ku, yang pada akhirnya dia menyatakan tidak boleh berpacarn oleh orang tuanya,
Sedikit kecewa ku dibuatnya namun akhirnya dia juga mencintaiku meski ada larangan orang tuanya.
Hari hari indah ku jalani bersamanya dengan kesenangan tanpa adanya halangan yang berarti, dan aku tidak pernah merasa gundah di hatiku ketika dengannya , saat kau belai lembut rambut dan wajahku, kau temani aku, dan kau basuh lukaku, serta memberi semngat menjalani hari-hariku
Namun, kini semua berlalu karena , mimpi buruk itu datang, salah kah aku mencintaimu, egokah aku memilikimu walau aku tau kau tercipta bukan untuk ku, sadarkah kini aku tak rela, indah ku tlah sirna, mimpi ku tak nyata, harapan ku hnncur berkeping-keping, kini semua berlalu karena dia telah menjadi milik seseorang dengan suatu tali ikatan, Namun bagiku dia tetap aozora ku yang dulu yang tidak akan pernah berubah dari hatiku, karena namanya akan selalu ada di hatiku, dan tak akan pernah bisa hilang sampai kapanpun.
Aozora, hanya dia yang mampu membuat hatiku menangis akan kebimbangan cintanya, hanya dia yang mampu membuat hatiku luluh dan hanya dia yang mampu merasakan arti cinta seajti, meski sejatinya hubungan ini tanpa restu orang tuanya.dan terdapat sekat yang terpisah
Hanya kau aozora

2 Komentar

  1. aozora said,

    2 September 2010 pada 3:13 PM

    kisah nyata,,,

    • warto kaka said,

      7 September 2010 pada 3:40 PM

      ya
      bnr bgt
      emank ksah nyata ini


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: